Selasa, 18 Maret 2014



Pengertian Conditional Sentences (Kalimat Pengandaian)
Conditional Sentences (Kalimat Pengandaian) adalah suatu bentuk kalimat majemuk yang dapat kita gunakan ketika kita ingin mengatakan bahwa sesuatu tersebut adalah suatu akibat atau konsekuensi yang tergantung pada situasi lainnya. Di dalamnya terdapat klausa pengandaian (IF CLAUSE) dan klausa akibat (RESULT CLAUSE). Pada bentuk conditional sentences kita menggunakan kata "if (jika)".
Bentuk-bentuk dan Contoh Conditional Sentences:
  1. True in the Present or Future. (Benar pada waktu sekarang dan masa akan datang)
  2. Untrue in the Present or Future. (Tidak benar atau berlawanan dengan kenyataan pada waktu sekarang dan masa akan datang)
  3. Untrue in the Past. (Tidak benar atau berlawanan dengan kenyataan pada masa lalu)
True in the Present or Future (Benar pada waktu sekarang dan masa akan datang)
Bentuk conditional sentences ini digunakan untuk mengekspresikan pengandaian dengan harapan yang dikatakan oleh si pembicara mungkin terjadi untuk masa sekarang ataupun akan datang.
Formula:
Bentuk dari “IF CLAUSE”
(klausa pengandaian)
Bentuk dari “RESULT CLAUSE” (klausa akibat)
Contoh Kalimat
Simple Present Tense
If I have enough money, I buy a new car.
If I have enough money tomorrow, I will buy a new car.
Perhatikan Contoh Kalimat berikut!
IF CLAUSE (Simple Present Tense) – RESULT CLAUSE (Simple Present Tense)
If I don’t eat breakfast, I always get hungry during class.
(Artinya: Jika saya tidak sarapan, saya selalu merasa lapar selama pelajaran di kelas)
Pada contoh kalimat di atas, RESULT CLAUSE menggunakan Simple Present Tense, fungsinya untuk mengekspresikan aktivitas yang sudah menjadi kebiasaan atau situasi.
Makna pada kalimat di atas, si pembicara merasa yakin bahwa dia terbiasa merasa lapar jika dia tidak sarapan sebelum berangkat ke sekolah.
IF CLAUSE (Simple Present Tense) – RESULT CLAUSE (Simple Future Tense)
If I don’t eat breakfast tomorrow, I will get hungry during class.
(Artinya: Jika saya tidak sarapan besok, saya akan merasa lapar selama pelajaran di kelas)
Pada contoh kalimat di atas, RESULT CLAUSE menggunakan Simple Future Tense, fungsinya untuk mengekspresikan bahwa kalimat tersebut menyangkut aktivitas tertentu atau situasi di masa yang akan datang.
Makna pada kalimat di atas, si pembicara mengetahui bahwa dia akan merasa lapar jika besok dia tidak sarapan sebelum berangkat ke sekolah.
CATATAN:
Baik Simple Present Tense ataupun Simple Future digunakan sebagai RESULT CLAUSE (klausa akibat) adalah untuk mengekspresikan suatu ketetapan atau suatu fakta yang dapat diprediksi.
Contoh lain:
If I’m not busy, I come to your party.
If the weather is nice tomorrow, we will go on a picnic.
Untrue in the Present or Future (Tidak benar atau berlawanan dengan kenyataan pada waktu sekarang dan masa akan datang)
Bentuj conditional sentences ini digunakan apabila kita ingin menghayalkan sesuatu keadaan yang bertentangan dengan kenyataan yang ada saat ini dan masa yang akan datang. Dalam hal ini sikap pembicara agak pesimis karena kemungkinan terjadinya perbuatan tersebut hanya sedikit.
Formula:
Bentuk dari “IF CLAUSE”
(klausa pengandaian)
Bentuk dari “RESULT CLAUSE” (klausa akibat)
Contoh Kalimat
Would + VERB 1
If I had enough money, I would buy a new car.
(in truth,  I do not have enough money, so I will not buy a new  car.)
(Kenyataannya, saya tidak punya cukup uang, jadi saya tidak akan membeli mobil baru.)
Perhatikan Contoh Kalimat berikut!
IF CLAUSE (Simple Past Tense) – RESULT CLAUSE (Would + VERB 1)
If I taught this class, I would not give tests.
(Artinya: Jika saya mengajar kelas ini, saya tidak akan memberikan tes)
Makna pada kalimat di atas: kenyataannya, si pembicara tidak mengajar kelas tersebut.
If Sam were here right now, he would help us.
(Artinya: jika Sam ada disini sekarang, dia akan menolong kita)
Makna pada kalimat di atas: kenyataannya, Sam tidak ada disana sekarang.
If I were you, I would accept this invitation.
(Artinya: Jika saya menjadi kamu, saya akan menerima undangan ini)
Makna pada kalimat di atas: kenyataannya, saya bukan kamu.
CATATAN:
Apabila klausa pengandaian (IF CLAUSE) dinyatakan dengan to be, maka yang digunakan adalah “were” untuk semua jenis subject.
Untrue in the Past (Tidak benar atau berlawanan dengan kenyataan pada masa lalu)
Bentuk conditional sentences ini digunakan apabila kita ingin membayangkan suatu kemungkinan lain dari suatu perbuatan atau peristiwa yang telah terjadi dimasa lampau. Atau dapat dikatakan bahwa bentuk ini dapat digunakan untuk menyatakan suatu keadaan atau peristiwa yang berlawanan dengan kenyataan yang sebenarnya dimasa lampau. Sikap pembicara dalam hal ini sangat menyesal terhadap perbuatan yang telah terjadi.
Formula:
Bentuk dari “IF CLAUSE”
(klaus` pengandaian)
Bentuk dari “RESULT CLAUSE” (klausa akibat)
Contoh Kalimat
Past Perfect Tense
Would have + VERB 3
If I had  had enough money, I would have bought a new car yesterday.
(in truth,  I did not have enough money, so I did not buy a new  car yesterday.)
(Kenyataannya, saya tidak punya cukup uang, jadi saya tidak membeli mobil baru kemarin.)
Perhatikan Contoh Kalimat berikut!
IF CLAUSE (Past Perfect Tense) – RESULT CLAUSE ( Woul have + VERB 3)
If they had studied, they would have passed the exam.
(Artinya: jika mereka sudah belajar, mereka akan sudah lulus ujian)
Makna pada kalimat di atas: kenyataannya, mereka tidak belajar sebelumnya, dan mereka gagal atau tidak lulus dalam ujian.
If I had called sarah, she would have come here.
(Artinya: Jika saya sudah menelpon sarah, dia akan sudah datang kesini)
Makna pada kalimat di atas: kenyataannya, saya tidak menelpon sarah sebelumnya, dan sarah tidak datang kesini.
Sumber : http://bahasainggrisonlines.blogspot.com/2013/01/conditional-sentences.html

CONDITIONAL SENTENCE)

TUGAS BAHASA INGGRIS 1 (CONDITIONAL SENTENCE)


CONDITIONAL SENTENCE
merupakan kalimat kompleks yang terdiri dari subordinate clause berupa pernyataan Unreal (tidak ada kemungkinan terwujud) atau hypothetical (ada kemungkinan terwujud) dan main clause berupa result.
TYPE 1
merupakan kalimat pengandaiaan yang memiliki kemungkinan untuk terwujud karena conditionnya realistik untuk dipenuhi dimasa depan.
RUMUS / POLA
dengan koma (,) : If + Simple Present, will + Bare Infinitive
dengan tanpa koma : S + Will + Bare Infinitive + If + Simple Present
Negatif If + Condition
Rumus = If…..not dapat digantikan dengan Unless
Ex: dengan koma (,)
(+) If you go home on time, you will be faster doing homework
(-) If you don’t go home on time, you won’t be faster doing homework
(?) If you go home on time, will be you faster doing homework ?
Ex: dengan tanpa koma
(+) I will be happy if you hug me
(-) I won’t be happy if you don’t hug me
(?) will be you happy if he hugs you ?


TYPE 2
Merupakan kalimat pengandaiaan yang tidak memiliki atau hanya sedikit kemungkinan untuk terwujud, karena conditionnya tidak mungkin dipenuhi dimasa sekarang atau conditionnya sulit untuk dipenuhi dimasa depan.
RUMUS / POLA
dengan koma (,) : If + Simple Past, would / could / might + Bare Infinitive
dengan tanpa koma :S + would / could / might + Bare Infinitive + If + Simple Past
Dalam Conditional Sentence TYPE 2 “WERE” menggantikan “WAS” meskipun subjek yang digunakan merupakan Pronoun (she, he, it) maupun kata benda tunggal.
RUMUS : If + S + were, would / could / might + Bare Infinitive
Ex: dengan koma (,)
(+) If my father were came here tomorrow, I would hug him
(-) If my father weren’t come here tomorrow, I wouldn’t hug him
(?) If you father weren’t come here tomorrow, would you hug him?
Ex: dengan tanpa koma
(+) Her would hug her father if her father were came home tomorrow
(-) Her wouldn’t hug her father if her father weren’t come here tomorrow
(?) Would her hug her father if her father weren’t come here tomorrow??
Fact : her father weren’t came home tomorrow



TYPE 3
Merupakan kalimat pengandaiaan yang tidak ada kemungkinan untuk terwujud karena conditionnya harus sudah dipenuhi dimasa lalu.

RUMUS / POLA
Dengan koma (,) : If + Past Perfect, would / could / might + Bare Infinitive
Dengan tanpa koma : S + would / could / might + Bare Infinitive + If + Past Perfect
Ex: dengan koma (,)
(+) If I had known you were at home, I would have visited you
(-) If I had been know you were at home, I wouldn’t have visit you
(?) If you had known him at home, would you have visited him?
Ex: dengan tanpa koma
(+) I would have gone If you had broken my heart
(-) I wouldn’t have gone if you had been broke my heart
(?) would you have gone if his had broken your heart?
Fact : his wouldn’t have broken your heart

CONDITIONAL SENTENCES

Conditional Sentences
Definisi Conditional Sentences

Conditional Sentences merupakan kalimat yang digunakan untuk menyatakan pengandaian suatu peristiwa yang belum terjadi atau bahkan tidak mungkin terjadi. Kalimat pengandaian ini memiliki beberapa bentuk yang mewakili beragam bentuk waktu, dengan kata lain, bentuk kalimat pengandaian ini akan tergantung pada bentuk waktu peristiwa yang diandaikan. Berikut ini merupakan beberapa pola Conditional Sentences.

1. Conditional Sentence Type I: true in the present time

Fungsi: untuk mengungkapkan rencana (plan), nasehat (advice), atau suatu kemungkinan (possibility/probability)

Rumus Conditional

1. IF + S + Present Tense, S + Future Tense

Contoh:
- If it doesn’t rain, I will go shopping.
- If you don't have breakfast, you'll be hungry.
- If you go to university, you'll have to prepare everything from now.
- If I have a lot of money, I will buy a new car.

Real Condition : It will probably rain or not, so I will probably go shopping or not.

Penggunaan kata kerja:

- If clause menggunakan kata kerja bentuk present, baik simple present atau present continuous.
- Expectation clause menggunakan auxiliary 'will' atau 'can' + Verb1.


2. Conditional Sentence Type II: untrue in the present time

Fungsi: untuk mengungkapkan khayalan (imagination) atau angan-angan belaka.


Rumus Conditional 2

2. If + S + Past Tense, S + Past Future

Contoh:

- If the price of gasoline were only Rp 50,- I would be very happy.
- If I were you, I would take the money.
- If I had a lot of money, I would lend you some
- If you came home earlier, I would make you a cake.


Real Condition : You don’t come home earlier, So I don’t make a cake for you.



Penggunaan kata kerja:

- If clause menggunakan kata kerja bentuk past tense.
- Expectation clause menggunakan auxiliary 'would' atau 'could' + Verb1.


3. Conditional Sentence Type III: untrue in the past time

Fungsi: untuk mengungkapkan penyesalan (regret) tentang suatu hal, atau persoalan yang terlanjur terjadi di masa lalu.

Rumus Conditional 3

3. If + s + Past Perfect, S + Future Past Perfect


Contoh:
- If I had met Rosa before I met Nira, I could have married her
- If my mother had given me money, I could have bought a car.
- If you had studied hard, you would have passed the exam.
- If I had watched TV last night, I would have seen my girlfriend.


Real condition : you didn’t study hard, so you didn’t pass the exam


Penggunaan kata kerja:

- If clause menggunakan kata kerja bentuk past perfect (had + Verb3)
- Expectation clause menggunakan auxiliary 'would have' atau 'could have' + Verb3.

ayuputrilestari.blogspot.com/2011/01/conditional-sentences.html

conditional sentences ( type 1, 2, 3)


Nama                      : Raditya Priantama
Npm                        : 14209202
Kelas                      : 4ea14
Mata Kuliah           : Bahasa Inggris Bisnis 2 (Tugas 1)

Conditional Sentences

Conditional Sentences (Kalimat Pengandaian) adalah suatu bentuk kalimat majemuk yang dapat kita gunakan ketika kita ingin mengatakan bahwa sesuatu tersebut adalah suatu akibat atau konsekuensi yang tergantung pada situasi lainnya. Di dalamnya terdapat klausa pengandaian (If Clause) dan klausa akibat (Result Clause). Pada bentuk conditional sentences kita menggunakan kata “if (jika)”.
Bentuk-bentuk dan Contoh Conditional Sentences:
  1. True in the Present or Future. (Benar pada waktu sekarang dan masa akan datang)
  2. Untrue in the Present or Future. (Tidak benar atau berlawanan dengan kenyataan pada waktu sekarang dan masa akan datang)
  3. Untrue in the Past. (Tidak benar atau berlawanan dengan kenyataan pada masa lalu)
  1. Conditional type 1 adalah kalimat pengandaian yang digunakan ketika result / consequence (hasil) dari condition (syarat) memiliki kemungkinan untuk terwujud karena condition-nya realistik untuk dipenuhi di masa depan.
Rumus Conditional Type 1
Rumus kalimat pengandaian ini dapat dilihat pada tabel sebagai berikut di bawah ini.
if + condition, result/consequence
if + simple present, will + bare infinitive
atau rumus tanpa menggunakan koma:
result/consequence + if + condition
will + bare infinitive + if + simple present
Negatif if + condition
Rumus: if…not dapat digantikan dengan unless
Contoh Conditional Type 1
Beberapa contoh conditional type 1 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Kalimat Contoh conditional type 1 dengan koma Contoh conditional type 1 tanpa koma
(+) If I have free time, I will go swimming. I will go swimming if I have free time.
If the bell rings, I’ll go home. I’ll go home if the bell rings.
(-) If you do not finish your homework, your teacher will be angry. Your teacher will be angry if you do not finish your homework.
If he doesn’t come, I won’t be angry. I won’t be angry if he doesn’t come.
Unless he comes, I will not be angry. I will not be angry unless he comes.
If he comes, I won’t be angry. I won’t be angry if he comes.
(?) If they invite you, will you come? Will you come if they invite you?
  1. b.      Pengertian Conditional Type 2
Conditional type 2 adalah kalimat pengandaian yang digunakan ketika result / consequence (hasil) dari condition (syarat) tidak memiliki atau hanya sedikit kemungkinan untuk terwujud karena condition-nya tidak mungkin dipenuhi dimasa sekarang (present unreal situation) atau condition-nya sulit untuk dipenuhi di masa depan (unlikely to happen).
Rumus Conditional Type 2
Rumus kalimat pengandaian ini dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.
if + condition, result/consequence
if + simple past, would/could/might + bare infinitive
atau rumus tanpa menggunakan koma:
result/consequence + if + condition
would/could/might + bare infinitive + if + simple past
Negatif if + condition
Rumus: if…not dapat digantikan dengan unless.
Were Menggantikan Was
Pada conditional type 2were digunakan menggantikan was meskipun subjek yang digunakan merupakanpronoun: she, he, it, maupun kata benda tunggal. Hal ini untuk menunjukkan bahwa pengandaiannya benar-benar hanya berupa khayalan semata karena tidak condition-nya tidak mungkin dipenuhi (present unreal situation).
if + condition, result/consequence
if + S + were, would (could/might) + bare infinitive
Contoh Conditional Type 2
Contoh conditional type 2 dengan koma :
-          If  it rained tomorrow, I would sleep all day.
Jika besok hujan, saya akan tidur sepanjang hari
-          If  I had much money, I would buy a sport car
Jika saya punya banyak uang, saya akan membeli sebuah mobil sport.
Contoh conditional type 2 tanpa koma :
-          He would sleep all day if it rained tomorrow
-          I would buy a sport car if I had much money
  1. Conditional type 3 adalah kalimat pengandaian yang digunakan ketika result / consequence (hasil) dari condition (syarat) tidak ada kemungkinan untuk terwujud karena condition-nya harus sudah dipenuhi di masa lalu.
Rumus Conditional Type 3
Rumus kalimat pengandaian ini adalah sebagai berikut.
if + condition, result/consequence
if + past perfect, would/should/could/might + bare infinitive
atau rumus tanpa menggunakan tanda baca koma:
result/consequence + if + condition
would/should/could/might + bare infinitive + if + past perfect
Contoh Conditional Type 3
Beberapa contoh conditional type 3 dapat dilihat pada tabel sebagai berikut di bawah ini.
Kalimat
Contoh Conditional type 3 dengan koma
Contoh Conditional type 3 tanpa koma
(+)
If you had remembered to invite me, I would have attended your party. I would have attended your party if you had remembered to invite me.
(-)
If the waitress had been careful, she wouldn’t have broke many plates. She wouldn’t have broke many plates if the waitress had been careful.
(?)
If he had asked for forgiveness, would you have forgived him? Would you have forgived him if he had asked for forgiveness?


Sumber :
http://bahasainggrisonlines.blogspot.com/2013/01/conditional-sentences.html
http://www.wordsmile.com/if-conditional-type-1
http://www.wordsmile.com/if-conditional-type-2
http://www.wordsmile.com/if-conditional-type-3